S-Lingkungan Hidup Share Articles

HPSN 2019 bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta

Seksi Lingkungan Hidup bersama dengan anak2 SMP dan SMA St. Yakobus dan anak2 SMA Marie Joseph, didampingi beberapa orang guru dari masing-masing sekolah dan Suster Odilia, mengunjungi TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) Bantar Gebang, Bekasi, pada hari Selasa, tanggal 12 Maret 2019.
TPST Bantar Gebang sudah 30 tahun berdiri dengan luas area 110 hektar.
Disana anak2 bisa melihat bagaimana banyaknya sampah yg dikirim kesana setiap harinya, mencapai 7500 ton dgn diangkut oleh 1.300 truk sampah, dan ketinggian sampah sudah mencapai 40 meter. Karakteristik sampah yg terbanyak adalah sisa makanan sebanyak 39% dan plastik sebanyak 33%. Juga diperkenalkan dgn alat-alat persampahan dari mulai gerobak sampah sampai Excavator dan Bulldozer. Lalu anak2 melihat cara pemilahan sampah dan pengomposan sampai menjadi pupuk. Dilanjutkan beberapa anak praktek membuat biopori.
Disana sudah berdiri Pembangkit Listrik dari Gas Metan Sampah. Sebentar lagi, tanggal 25 Maret 2019 akan diresmikan
Pembangkit Listrik Tenaga Sampah. Disana juga menjadi Pusat Studi Persampahan Nasional.
Rencananya tahun 2021 TPST Bantar Gebang akan ditutup. Mau dikemanakankah sampah yang berasal dari Jakarta? Mari kita kelola dan kurangi sampah dari rumah kita masing-masing. Sampah organik dimasukkan ke komposter. Sampah anorganik dipilah sehingga bisa menjadi berkat bagi tukang sampah dan juga bagi pemiliknya. Kalau tidak dari sekarang, kapan lagiii….???

Salam Go Green,

Nila Sari