Info Paroki Kelapa gading - Gereja St. Yakobus dan Gereja St. A. Kim Tae-gon Share Articles

Misa syukur RT RW se KAJ

Pada hari ini, Selasa 20 November 2018, bertempat di Gereja St. Andreas Kim Tae Gon – Kelapa Gading, Komisi Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan (HAAK) Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) mengadakan Perayaan Ekaristi dan forum dialog pengurus RT / RW / LMK se – KAJ bersama Bapa Uskup.

Acara yang dihadiri oleh lebih dari 1,500 orang ini diawali dengan Perayaan Ekaristi pada pk. 09.00 WIB yang diadakan secara konselebrasi bersama Romo Antonius Suyadi, Romo Purboyo Diaz, Romo Widyoko, Romo Tri Sunaring dengan Konselebran utama Bapa Uskup Ignatius Suharyo. Acara kemudian dilanjutkan dengan dialog yang diadakan di basement Gereja KTG.
Acara dialog diawali dengan lagu Indonesia Raya yang dibawakan oleh Bp. A.H Yuniadi (salah satu pengurus Komisi HAAK) dan kemudian dilanjutkan kata pengantar oleh Romo Antonius Suyadi sbg Ketua Komisi HAAK – KAJ yang sekaligus memperkenalkan para pengurus Komisi yang bersama-sama sie HAAK di setiap Paroki bertugas membantu para pengurus RT / RW / LMK dalam melaksanakan kegiatan Sosial kemasyarakatan di tengah masyarakat yang majemuk dan heterogen.
Puncak acara adalah dialog antara peserta dengan Bapa Uskup yang dipandu oleh Bp. Fransiskus Dwikoco, salah satu pengurus Komisi yang bertugas selama ini mengetuai tim Hubungan Antar Agama.
Acara dialog ini pun juga berlangsung sangat baik karena para peserta antusias mempergunakan waktu yang ada untuk bertanya jawab dengan Bapa Uskup dan Romo Yadi.
Acara dialog berakhir tepat saat Doa Angelus / Malaikat Tuhan didoakan secara bersama pada pk. 12.00 WIB, yang kemudian dilanjutkan dengan Doa penutup dan Doa makan siang oleh Bp. FX Suhardi, yang selama ini menjabat sbg Bendahara Komisi HAAK – KAJ, yang kemudian diberikan Berkat oleh Romo Suyadi.

Sebagai penutup acara, bersama-sama seluruh peserta menyanyikan lagu Tahun Persatuan ‘Kita Bhinneka – Kita Indonesia’ dan diakhiri dengan ramah tamah.

Sesuai dengan tema pertemuan hari ini, yaitu ‘Diutus utk melayani masyarakat’ , semoga kita dapat membawa wajah Gereja di tengah masyarakat sesuai dengan tugas perutusan kita untuk melayani masyarakat melalui peran kita masing-masing agar menjadi berkat bagi banyak orang.

Tuhan memberkati 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Video Kiriman : Bpk.  Frans Soemitro