July 6, 2019 Renungan Harian N Admin Share Articles
Sabtu, 06 Juli 2019

Sabtu, 06 Juli 2019
Bacaan: Kej.27:1-5.15-29; Mat.9:14-17.

Banyak hal dilakukan manusia untuk menggapai kebahagian. Tiap orang punya definisi masing-masing tentang makna kebahagiaan. Seorang ibu ingin agar anaknya bahagia dan menjadi seperti yang diinginkannya. Tetapi kadang keinginan tersebut tidak ditempatkan pada dasar yang adil dan merata kepada semua anaknya, ada faktor pilih kasih istilahnya. Seperti dikisahkan dalam Kitab Kejadian hari ini, Ribka, sebagai seorang ibu, berlaku tidak adil terhadap kedua anaknya, yaitu Esau dan Yakub. Ribka lebih menyayangi Yakub dibanding kakak sulungnya, Esau. Sehingga terjadilah kisah “Hak Anak Sulung yang tertukar”.

Menjalani hidup selaras dengan kehendak Allah tentu pada akhirnya akan menemukan kebahagiaan sejati.

Dalam bacaan Injil hari ini , Yesus dihadapkan pada pertanyaan, mengapa murid-murid-Nya tidak berpuasa sebagaimana adat kaum Farisi. Jawab Yesus kepada mereka : “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berduka cita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa”.Selagi kita hidup hendaknya selalu bersyukur atas berkat-berkat yang Tuhan berikan, karena sebetulnya berkat dan anugerah Allah itu jauh lebih besar dibanding dengan kesusahan dan kesulitan yang terjadi akibat dosa-dosa kita.

Doa: Ya Allah, ajarilah kami untuk selalu bersyukur atas berkat dan anugerah-Mu yang selalu melimpah dalam hidup kami !

 

Etty/Tim KKS St. Yakobus