April 14, 2018 Renungan Harian I Admin Share Articles
Sabtu, 14 April 2018

      -Bacaan: Kis.6:1-7; Yoh.6: 16-21.

Ketika itu, jumlah orang yang percaya akan Kristus di Yerusalem  semakin meningkat, bukan hanya dari kalangan orang Yahudi saja tetapi juga datang dari kalangan Yunani. Kehidupan yang tadinya rukun dan damai menjadi terusik karena dirasakan kurang adil dalam pembagian “jatah sembako” diantara jemaat, terutama pembagian kepada para janda yang terabaikan. Pelayanan untuk memenuhi kebutuhan jasmani merupakan salah satu wujud nyata tindakan mengasihi sesama. Oleh karena itu, Para Rasul menunjuk tujuh orang diakon yang bertanggung jawab untuk tugas pelayanan ini.

Di Paroki-paroki jaman sekarang, tugas ini diemban oleh Seksi PSE (Pengembangan Sosial Ekonomi), agar Para Imam lebih fokus memusatkan diri dalam pelayanan doa dan Firman.

Tugas pelayanan tidak selamanya mulus, seringkali diwarnai oleh kesulitan dan ketakutan yang timbul dari dalam diri sendiri, karena kurang percaya akan penyertaan Tuhan. Seperti Para murid yang ketakutan ketika perahu mereka diamuk gelombang laut yang bergelora. Mereka tidak lagi mengenal Yesus yang datang sebagai Sang Juru Selamat. Pertolongannya tidak pernah terlambat:”Aku ini, jangan takut!”

Doa: Kasih setia-MU ya Tuhan , kiranya selalu menyertai peziarahan hidup kami !

Etty / Team KKS