March 12, 2019 Renungan Harian N Admin Share Articles
Selasa, 12 Maret 2019

Selasa, 12 Maret 2019
Pekan I Prapaskah

Bacaan 1              : Yes 55 : 10-11
Bacaan Injil         : Mat 6 : 7-15

Bacaan Injil hari ini mengajak kita untuk menjalin relasi yang baik dengan Allah. Salah satu cara berelasi yang efektif dan dapat dilakukan setiap saat dalam segala situasi dan kondisi adalah berdoa. Ketika kita berdoa kita sedang berkomunikasi dengan Allah sendiri. Berdoa atau hidup dalam doa adalah suatu kebutuhan kita sendiri, kebutuhan yang esensial, tapi kadang kita sering mengabaikannya. Oleh karenanya Tuhan memberikan pedoman dalam hal berdoa, janganlah doa kita bertele-tele, cukup singkat padat dengan makna dan yang terpenting juga kita benar-benar mengimani dan mengamini apa yang kita sampaikan dalam doa. Allah melalui Putranya mengajarkan kita berdoa yang berkenan kepada-Nya. (Doa Bapa Kami).

Dalam berdoa ketika kita memohon pertolongan Allah hendaknya kita harus sadar bahwa sesungguhnya Allah sudah mengetahui apa yang kita perlukan, tetapi kita seringkali berdoa memohon apa yang kita inginkan, ”Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.” (Mat 6:8)

Disinilah akar permasalahannya, kadang orang menjadi kecewa manakala doa permohonannya tidak kunjung dikabulkan, padahal kita sendiri dalam doa sudah menyatakan supaya terjadilah menurut kehendak Bapa, bukan kehendak kita. ”datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.” (Mat 6: 10). Bila permohonan kita sesuai dengan kehendak Bapa, pasti akan baik adanya.

Sesuatu yang datang dari Allah (yang turun dari langit) untuk umatnya yang dibumi ini adalah baik, tidak perlu diragukan lagi , seperti  pada bacaan pertama hari ini ”Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan” (Yes 55:10).

Untuk kita semua bagaimana kita mempunyai kepekaan untuk membedakan apayang kita inginkan dengan apa yang kita butuhkan, dengan berdoa kita berkomunikasi dengan Tuhan mohon hikmat-Nya untuk mengetahui apa yang benar-benar kita butuhkan yang sesuai dengan kehendak-Nya. Untuk itu kita dituntut untuk memiliki hati yang berserah dan tetap berusaha.

Santoso /Sie KKS