Perkawinan - Child Share Articles

Pernikahan

PROSEDUR PERNIKAHAN GEREJA KATOLIK

Pendaftaran pernikahan di Gereja melalui Sekretariat Paroki Kelapa Gading pada hari kerja http://yakobus.or.id/kontak-kami/
A. TAHAP PERTAMA :  MRT

 

Datang ke sekertariat Paroki Kelapa Gading

    1. Membawa Foto Copy Surat Baptis & Penguatan
  1. Katolik dengan Non Katolik – Bagi yang Katolik melampirkan surat baptis dan penguatan, dan bagi non katolik bisa melampirkan fotokopi KTP atau surat baptis kristen ( bagi yg beragama kristen)
  2. Katolik dengan Katolik – kedua calon mempelai wajib melampirkannya
  1. Menyelesaikan Biaya Administrasi MRT (Membina Rumah Tangga), besar biaya disesuaikan paroki masing-masing. Dan hal-hal yang berkaitan dengan pendaftaran MRT, bisa ditanyakan di seketariat paroki.

Mengisi Formulir MRT di sekertariat

Mengikuti MRT  sesuai jadwal yg sdh ditentukan oleh sekertariat Paroki

B. TAHAP KEDUA : Penyelidikan Kanonik

  1. Mengisi formulir dan menyerahkan berkas-berkas pernikahan,
    yaitu:
    • Sertifikat Kursus Persiapan Pemikahan yg asli dan 1 lembar fotokopinya
    • Surat baptis asli yang telah diperbaharui (surat baptis yang diperbaharui hanya berlaku 6 bulan)
    • Foto berwarna berdampingan ukuran 4×6 sebanyak 5 lembar
    • Fotokopi KTP saksi pernikahan 2 (dua) orang yang Katolik
  1. Pendaftaran penyelidikan kanonik melalui sekretariat dan jadwal nya akan diberitahu oleh Sekretariat. (harus datang sendiri, tidak dapat diwakilkan)
  2. Bagi calon mempelai yang belum Katolik dan/atau bukan Katolik, harap menghadirkan 2 (dua) orang saksi pada saat penyelidikan kanonik untuk menjelaskan status pihak yang bukan Katolik. Saksi adalah orang yang benar-benar mengenal pribadi calon mempelai yang bukan Katolik dan bukan anggota keluarga kandungnya.
  3. Apabila kedua calon mempelai dari luar Paroki/Gereja dimana domisili calon mempelai harap membawa surat delegasi/pelimpahan pemberkatan pemikahan dari Pastor/Romo setempat (tempat Penyelidikan Kanonik

C. BIAYA

  1. Untuk besar Biaya disesuaikan dari kebijakan masing-masing Paroki yang bersangkutan dimana akan diadakan pernikahan tersebut.

Catatan:

  • Weddings Organizer di luar tanggung jawab gereja dan tidak diperkenankan campur tangan dalam urusan liturgi di gereja.
  • Jika upacara pernikahan dirayakan dalam misa kudus hari Minggu, maka liturgi yang di gunakan adalah liturgi hari Minggu yang bersangkutan.
  • Persembahan untuk misa adalah: roti, anggurdan buah.
  • Mempelai dimohon mempersiapkan lektor untuk membaca doa umat dan 4 orang pembawa persembahan.
  • Format teks pernikahan yang berlaku biasanya disediakan di paroki masing-masing (bisa hubungi pihak sekretariat paroki.
  • Hal-hal khusus lainnya langsung ditanyakan ke Sekretariat.

E. PERSIAPAN-PERSIAPAN DAN KELENGKAPAN LAIN

  1. Yang perlu dipersiapkan oleh Pengantin ialah
  • Bentuk Panitia dari keluarga (2-3 orang)
  • Salib, Rosario dan Kitab Suci
  • Persembahan
  • Bunga untuk Bunda Maria
  • Menentukan/memilih kelompok Paduan Suara/Koor
  • Buku Panduan Pernikahan (harap dikonsultasikan dahulu dan mendapat persetujuan dari Pastor/romo yang akan memberkati)
  • Cincin Perkwainan kedua mempelai
  • Saksi Pernikahan
  • Putera Altar akan disiapkan dari Gereja.
  • Segala perlengkapan Gereja (kecuali yang disebutkan diatas) akan
    disiapkan oleh Koster Gereja