Headline News Share Articles

Festival Seni Budaya Indonesia 2019 di Paroki Kelapa Gading

Pada hari Minggu, 18 November 2019 Paroki Kelapa Gading mengadakan Festival Seni Budaya Indonesia dengan mengambil tema ‘Memuliakan Tuhan melalui seni budaya Indonesia’.

Acara yang diadakan di aula lantai 4 GKP Gereja Yakobus ini digagas oleh sie kategorial seni budaya Paroki Kelapa Gading, dan merupakan yang pertama kali diadakan dengan melibatkan Ibu2 yang tinggal di Kompleks Kodamar, group Serafim Indonesia (kelompok seni budaya lintas agama yang dibentuk pada April 2019 oleh kategorial seni budaya), kelompok kolintang siswa SMAK St. Yakobus, group Concordia, Bellator, Arietta dan Lux Eterna.

Melalui sambutannya, Romo Antonius Suyadi selaku Romo Moderator sie seni budaya Paroki mengatakan bahwa kedepannya kategorial ini harus makin mampu menunjukkan eksistensinya bagi kecintaan umat Paroki terhadap seni budaya yang beragam di Indonesia; bahkan keseriusan Romo mengajak untuk mengadakan acara yang lebih besar skalanya, dengan mengajak para tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh budaya.

Group Serafim Indonesia yang beranggotakan para pecinta seni budaya dari berbagai agama dan golongan ini, tampil pertama kali membuka acara dengan alunan gamelan dan tarian penyambutan Romo Antonius Suyadi memasuki aula yang didampingi Bapak Ibu Sapardi serta Dewan Paroki, dan menampilkan performance tari tempurung.

Tidak kalah menghibur, ibu-ibu dari kompleks Kodamar pun juga tampil dengan sangat baik melalui sebuah tarian, yang menjadikan para hadirin ikut bergoyang mengikuti alunan lagu perahu layar yang melegenda.

Kelima kelompok Kolintang yang tampil pun masing-masing menampilkan performance terbaiknya dengan membawakan lagu2 rohani, daerah, maupun pop dan mancanegara yang semuanya menggugah semangat hadirin untuk ikut bernyanyi, bersorak bahkan bergoyang.
Kesemuanya mampu menghipnotis hadirin dengan penampilannya, terlebih ketika lagu Victory dibawakan dengan sangat apik oleh kelompok Arietta hingga terjadi standing ovation oleh penonton yang hadir dan ditambah riuh nya teriakan karena berhasil membuat hadirin terkesima dengan penampilan para ibu yang tampil.

Akhirnya acara ditutup dengan goyang Maumere bersama oleh group Lux Eterna, yang pernah dibawakan saat acara penggalangan dana di beberapa kota di Australia beberapa waktu lalu.

Semoga melalui karya seni dan budaya, kecintaan para anak bangsa Indonesia terhadap negerinya semakin tumbuh dan berkembang, dan terus diwujudnyatakan untuk semakin memuliakan nama Tuhan, amiiin