August 1, 2020 Renungan Harian N Admin Share Articles
Sabtu, 01 Agustus 2020

Sabtu, 01 Agustus 2020
Pw St Alfonsus Maria de Liquori.
Bacaan: Yer.26:11-16.24; Mat.14:1-12.

Nabi Yeremia diutus Allah ketengah bangsa Israel yang pada waktu itu semakin jahat dan murtad. Dengan suara keras Nabi Yeremia menyerukan agar bangsa Israel kembali kejalan Tuhan yang telah menyelamatkan mereka keluar dari Tanah Mesir,  dan segera bertobat agar terhindar dari murka Allah. Tetapi yang terjadi adalah, mereka malah menangkap dan ingin membunuh Nabi Yeremia. Untunglah masih ada diantara para pemuka agama dan rakyat yang memiliki hati nurani , suara Tuhan, yaitu: kebenaran; sehingga Nabi Yeremia tidak jadi dibunuh dan diselamatkan oleh Ahikam bin Safan.

Yohanes Pembaptis adalah juga utusan Allah yang menyuarakan kebenaran. Ia menegur Herodes yang mengambil Herodias, istri saudaranya sendiri: “Tidak halal engkau mengambil Herodias!” . Menyuarakan kebenaran bukannya mudah, seringkali hati nurani terbelenggu oleh banyak ketakutan, misalnya, jangan sampai karier terhambat, dipecat dari jabatan, bahkan mungkin dibunuh, seperti yang dialami Yohanes Pembaptis. Sahabat sejati adalah mereka yang berani menegur sahabat atau saudaranya yang berbuat salah, dengan resiko dia dibenci dan dikucilkan. Dibutuhkan pertolongan dan  rahmat Tuhan agar berani menyuara-kan kebenaran.

St. Alfonsus Maria de Liquori merasa tidak bahagia menjadi seorang Ahli Hukum yang sukses dalam karier, ketika ia mendengar suara Tuhan: “ Tinggalkanlah dunia dan serahkan dirimu kepada-Ku”. Lalu ia menjadi seorang Imam dan dibeatifikasi sebagai orang suci (santo).

Doa: Ya Tuhan, berikan kami kekuatan dan rahmat-Mu agar memiliki niat yang teguh ketika mengalami kebimbangan dan ketakutan untuk bertindak benar.

 

Etty / Tim KKS Paroki Kelapa Gading.